Ada 75 Juta Warga Yang Harus Bayar Sendiri, Berapa Harga Vaksin Corona Indonesia?

Written by Iggy on July 5, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara memandang harga tersebut tergolong murah. Vaksin corona Sinovac gelombang pertama sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 sudah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 lalu. Vaksin Sinovac merupakan salah satu dari 6 vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk proses vaksinasi di Indonesia. TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto menyebut Menteri Kesehatan akan segera menetapkan harga vaksin gotong-royong atau yang lebih sering disebut vaksin mandiri.

Harga vaksin mandiri

Dia menuliskan narasi bahwa infografis soal harga vaksin Covid-19 tersebut dapat menjadi sumber pengetahuan. Melalui keterangan resminya, PT Pertamin Bina Medika selaku holding yang menaungi RS Pelni menyatakan, daftar harga pelayanan vaksin Covid-19 itu benar dikeluarkan RS Pelni. Untuk lokasinya, vaksinasi ini akan dilakukan di fasyankes milik BUMN atau swasta yang memenuhi syarat pelayanan yang diatur. Diketahui perusahaan-perusahaan yang terlibat berada di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Untuk menjalankan program vaksinasi, Kadin menggandeng PT Kimia Farma Tbk dalam hal distribusi dan penyuntikan.

Biaya vaksin COVID mandiri akan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan pelaksana. Para penerima vaksin melalui program gotong royong tidak akan dikenai biaya apa pun. Sementara itu, harga vaksin Gotong Royong yang dipatok belum termasuk pajak pertambahan nilai . Mengingat pentingnya program vaksinasi, pemerintah berharap masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif mengikuti setiap tahapan pelaksanaannya. Rosan menyatakan pihaknya sudah membuat survei ke pelaku usaha yang berminat memberikan vaksin Covid-19 kepada pekerjanya. Pengusaha berharap harga harga vaksin yang harus mereka bayarkan tak lebih dari Rp1 juta.

Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin mengatakan saat ini pemerintah masih belum menetapkan harga vaksin mandiri atau gotong royong COVID-19 karena Bio Farma belum menemukan produsen yang sesuai. Rosan mengatakan, program vaksinasi mandiri dapat berjalan beriringan dengan program vaksinasi pemerintah. Ia memastikan program vaksinasi mandiri tidak akan mengganggu jalannya program vaksinasi pemerintah di fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah ditunjuk saat ini. SURYA.co.id | JAKARTA – Alasan Industri padat karya jadi prioritas pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong. Sebab, industri padat karya menyerap lebih banyak tenaga kerja dibanding industri padat modal.

WNA sebagai pekerja asing bisa divaksinasi dengan skema gotong royong, yakni dengan pendanaan sepenuhnya oleh perusahaan penanggung WNA tersebut. Pekerja asing yang dimaksud harus memiliki kartu izin tinggal terbatas atau kartu izin tinggal tetap . Shinta menjelaskan vaksinasi mandiri berbeda dengan program vaksin gratis dari pemerintah. Hingga kini, pemerintah memang belum menyebutkan besaran harga vaksin corona ini.

Pemerintah menargetkan a hundred and one,5 juta penduduk atau 70% dari populasi dapat memperoleh vaksin akhir tahun ini, baik dari vaksinasi pemerintah maupun mandiri. Prioritas vaksinasi pada pekerja sektor usaha padat karya serta yang berada di zona merah. Sinopharm akan digunakan dalam program vaksinasi mandiri yang ditujukan bagi pegawai swasta. Tidak dijelaskan apakah harga vaksinasi gotong royong yang ditetapkan itu terlalu mahal atau pas di kantong pengusaha. Yang jelas, kata Shinta, harga tersebut masih dalam batasan perusahaan yang mau berpartisipasi. KOMPAS.com – Di media sosial Facebook, beredar informasi dengan klaim daftar harga pelayanan vaksin mandiri Covid-19 di Rumah Sakit Pelni.

“Saya juga mendesak pemerintah memastikan tidak ada calo atau spekulan vaksin Corona,” tukas Bamsoet. Adapun harga vaksin nantinya akan ditentukan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, seperti diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. “Untuk 6.644 perusahaan ini sudah kami laporkan ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan ditaksir kebutuhan vaksinnya sebanyak 7,5 juta dosis,” ujarnya Sabtu (27/2). “Untuk dari pengadaannya harus melalui Biofarma, jadi Kadin ada perjanjian dengan Biofarma untuk pengadaan vaksinnya. Dan juga sudah mengusulkan beberapa perusahaan swasta yang membantu distribusi logistik cold chain-nya,” kata Shinta.

Jumlah tersebut untuk pembiayaan dua dosis vaksin dan juga seperangkat alat kesehatan sekali pakai yang dipakai dalam vaksinasi. “Jadi vaksin gotong royong atau mandiri akan dilakukan oleh BUMN Bio Farma. Dan mereka yang menentukan produsen mana yang digunakan,” kata Menkes di sela melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Bumi Sholawat di Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu. Sebelumnya Ketua Umum Kadin, Rosan P. Roeslani menyebutkan bahwa ada 6.644 perusahaan yang telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam program vaksin gotong royong. Biaya vaksinasi mandiri tersebut untuk dosis dua kali vaksinasi dan peralatan kesehatan sekali pakai untuk proses vaksinasi. Mengutip dari kontan.co.id, pemerintah sudah menyiapkan dua jalur program vaksinasi Covid-19.

Comments are closed.