Begini Strategi Pemerintah Penuhi Kebutuhan Vaksin Covid

Written by Iggy on July 25, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

Bagi kelompok prioritas yang mendapatkan vaksinasi gratis ini, perlu memperhatikan cara mendapatkan vaksin Covid-19 sesuai dengan Juknis, yaitu melakukan registrasi. Sejalan dengan program vaksinasi, Menkes tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan 3M karena pandemi belum berakhir. Sementara untuk suntikan dosis kedua, jumlah penerimanya adalah 6,1 juta orang atau 15,2 persen dari complete keseluruhan penerima vaksinasi. Raden merinci, sebanyak eleven,1 juta orang atau 27,6 persen masyarakat telah menerima vaksin Covid-19 untuk dosis pertama. Aparatur pemerintah baik di pusat maupun daerah serta anggota legislatif sebanyak 2,three juta orang dengan kebutuhan 4,6 juta dosis.

Menurut Airlangga, aturan mengenai vaksin gotong royong akan diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan perkembangan mengenai vaksin gotong royong. Menurutnya, prioritas vaksin gotong royong akan ditentukan berdasarkan zonasi, perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Kamar Dagang dan Industri , dan industri yang berbasis padat karya.

Narasi yang dibangun yakni bahwa masyarakat mampu harus membayar, sementara yang tidak mampu akan diberikan free of charge. Dengan menggunakan analogi BBM bersubsidi, tenaga ahli tersebut menilai, masyarakat mampu harus memiliki rasa malu sehingga tak seharusnya meminta subsidi. Analogi yang tidak pas mengingat saat ini BBM bersubsidi hanya bisa dibeli di daerah-daerah terpencil, sedangkan di perkotaan, masyarakat, baik yang mampu maupun tidak mampu, setiap hari membeli BBM nonsubsidi. Meskipun demikian, jumlah tersebut masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara besar lain seperti Republik Rakyat Tiongkok dan Amerika Serikat. Oleh karena itu, Erick menegaskan bahwa pemerintah berupaya untuk terus meningkatkan jumlah rakyat yang menerima vaksinasi.

Hal senada juga dikatakan oleh vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe M.Sc, Sp.PD. Dokter Dirga mengungkapkan, vaksin memang sangat penting untuk mengendalikan pandemi, namun vaksin tidak serta-merta bisa langsung mengakhiri pandemi. Kementerian menyatakan jika dalam perkembangannya ada vaksin lain yang disetujui selain empat jenis diatas, akan diumumkan melalui saluran resmi pemerintah. “Johnson&Johnson sekali shoot, dan kita atas ikhtiar bersama dengan Kementerian Kesehatan sudah mendapatkan komitmen untuk bisa mendapatkan vaksin untuk jemaah haji,” imbuhnya.

Bahkan, hal itu juga tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 50 tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Covid-19. Pemerintah juga masih membahas skema atau langkah taktis pengadaan vaksin untuk vaksinasi mandiri. Meski begitu, untuk pengadaan manufaktur vaksin dengan perusahaan farmasi atau negara-negara mitra tetap menjadi tugas pemerintah. Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 ini mengatur pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Berbagai faktor, seperti obat-obatan yang diminum, penyakit kronis yang diderita, usia, cara penyimpanan vaksin, dan prosedur penyuntikan, turut menentukan efektivitas vaksin dalam mencegah penyakit. Data surveilans sangat penting untuk memahami efektivitas, misalnya, kapan orang mendapatkan vaksin dan berapa cakupan vaksinasi di suatu negara.

Di tempat yang sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan perkembangan mengenai vaksin gotong royong. Prioritas vaksin gotong royong akan ditentukan berdasarkan zonasi, perusahaan yang terdaftar di Kamar Dagang dan Industri , dan industri yang berbasis padat karya. Masranik menambahkan, apabila waktunya nanti dipanggil untuk mendapatkan imunisasi vaksinasi, ambilah dan lakukan.

Di luar kelompok prioritas, vaksin corona rencananya akan diberikan kepada masyarakat dan pelaku ekonomi dengan kapasitas 57,7 juta jiwa. Kelompok ini menyasar four,3 juta orang dan membutuhkan vaksin dua kali lipat dari jumlah orang, atau eight,7 juta dosis vaksin. Garda terdepan, meliputi medis dan paramedis contact tracing; pelayanan publik termasuk TNI/Polri dan aparat hukum. Namun sayang, program pemerintah yang begitu gencar untuk membantu serta memulihkan bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, masih ada saja warga yang menolak pemberian vaksin.

Vaksin dari pemerintah

Menkes dan jajarannya telah menyiapkan program vaksinasi Covid-19 dan mengambil langkah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di Indonesia dan akan segera melakukan simulasi di beberapa puskesmas. Sejak akhir September 2020 juga telah dilaksanakan pelatihan kepada tenaga kesehatan mengenai tata cara vaksinasi Covid-19. “Pada tahap awal, kami akan memberikan prioritas vaksin kepada mereka yang di garda terdepan, yaitu medis dan paramedic, pelayanan public, TNI/Polri, dan seluruh tenaga pendidik” kata Menkes Terawan. Seluruh proses distribusi vaksin sampai ke tingkat pelayanan harus mempertahankan kualitas vaksin tetap tinggi agar mampu memberikan kekebalan yang optimal kepada sasaran.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pemerintah sudah memiliki kontrak yang pasti untuk membeli sekitar 270 juta dosis vaksin Covid-19. Namun, sejalan dengan program vaksinasi, Menkes tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan 3M karena pandemi belum berakhir. Adanya waste style dalam proses produksi bahan baku vaksin menjadi vaksin jadi memang lumrah. Sehingga tidak aneh apabila jumlah bahan baku yang masuk dan jumlah vaksin yang diproduksi berkurang beberapa persen. Dia mengatakan hanya saja untuk vaksinasi Covid-19 ini jumlahnya memang jauh lebih besar, tantangannya mungkin ada di kapasitas rantai pasokan dingin di fasilitas pelayanan Kesehatan.

Comments are closed.