Cara Tetap Aman Di Rumah Saat Ada Anggota Keluarga Positif Covid

Written by Iggy on July 8, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

Virus corona dapat menyebar di jarak dekat dari orang sakit melalui percikan yang dikeluarkan saat batuk, bersin atau napas. Virus juga dapat menyebar karena menyentuh benda yang telah terpapar virus. Para ahli memperkirakan satu orang sakit dapat menulari 2-3 orang lainnya.

Pastikan Anda juga menjaga kebersihan ketika berkunjung ke pasar dan mencegah kontak dengan hewan liar. Sampai saat ini para ahli belum mengetahui dengan pasti bagaimana penularan virus tersebut sehingga disarankan untuk tetap berhati-hati. Caranya dengan menutupi mulut ketika batuk atau bersin dengan tisu atau menggunakan lengan tangan. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Langkah tepat jika terkena Covid

Karantina menjauhkan mereka dari orang lain sehingga mereka tidak menginfeksi siapa pun. Karantina bukan satu-satunya cara untuk melindungi diri selama wabah seperti virus corona COVID-19 ini. Spesialis penyakit menular Steven Gordon, MD dari Cleveland Clinic menjelaskan ada beberapa cara untuk menjauhkan diri dari penyakit, salah satunya social distance atau social distancing. Isolasi mandiri adalah tindakan penting yang dilakukan oleh orang yang memiliki gejala COVID-19 untuk mencegah penularan ke orang lain di masyarakat, termasuk anggota keluarga. Saat membersihkan atau melakukan disinfeksi, Anda perlu menggunakan sarung tangan dan masker, serta mencuci tangan dengan air bersih dan sabun setelah selesai membersihkan rumah.

Virus dapat berpindah secara langsung melalui percikan batuk dan napas orang terinfeksi yang kemudian terhirup orang sehat. Virus juga dapat menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus. Virus bisa tertinggal di permukaan benda-benda dan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari, namun cairan disinfektan dapat membunuhnya. Penyakit Coronavirus 2019 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis Coronavirus. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas.

Karena orang yang terinfeksi COVID-19 dapat menularkan secara cepat ke orang lain, segera mengarantina diri dapat mencegah orang lain tertular infeksi. Jika Anda mengalami gejala ringan, seperti batuk ringan atau demam ringan, secara umum tidak perlu mencari pertolongan medis. Pasien yang sudah sembuh dari virus corona pun bisa terinfeksi kembali.

Kebiasaan tersebut dapat memudahkan virus masuk ke dalam mukosa tubuh, sehingga alangkah baiknya sering mencuci tangan. Apabila terlihat bersin, dianjurkan untuk mencucinya dengan antiseptik dan lakukan 6 langkah cuci tangan selama detik sebagai cara mencegah COVID-19. Keluarga Anda juga perlu menjalani isolasi mandiri bila sama-sama menderita Covid-19. Atau yang melakukan kontak erat dengan pasien wajib karantina selama 14 hari.

Namun, perlu diketahui bahwa vaksin ini tidak diberikan kepada orang yang sedang sakit berat atau sudah terinfeksi virus Corona. Jika Anda suspek atau sudah positif kena Covid-19, dapat melakukan isolasi mandiri. Sedangkan kalau Anda menjadi salah satu kontak erat dengan pasien corona, lakukan karantina mandiri.

Apabila sistem kekebalan tubuh rendah, terutama saat sakit, virus lebih mudah menyerang tubuh, entah itu virus flu maupun SARS-CoV-2. Selain itu, ketika Anda merasa tidak enak badan, cobalah untuk berdiam diri di rumah dan gunakan masker bila Anda terpaksa berkontak dengan orang lain. Antibodi terbuat dari protein berbentuk Y dan diproduksi sel b dalam sistem imun tubuh.

Comments are closed.