Diplomasi Vaksin Covid

Written by Iggy on July 23, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

Oleh karena itu, penggunaan masker sangat dianjurkan untuk menurunkan transmisi virus corona. Saat ini Pemerintah Indonesia melalui Kemlu sedang berperan aktif melakukan diplomasi vaksin untuk penanganan covid-19 di Indonesia. Hal tersebut dilakukan karena jatah vaksin yang dijamin oleh World Health Organization hanya berkisar 20% dari complete populasi Indonesia. Angka tersebut muncul mengingat bahwa kemampuan produksi vaksin tidak akan selesai dalam waktu yang singkat dan dapat menjangkau seluruh masyarakat dunia yang terdampak.

Selanjutnya vaksinasi dilakukan terhadap Ketua Yayasan Semen Padang , Iskandar Z Lubis . Ia mengungkapkan bahwa dirinya juga telah mendapatkan suntik vaksin pada hari itu. Awalnya, lanjut Iskandar, ia tidak dapat masuk dalam kategori orang yang dapat disuntik vaksin , karena pada tahap screening, tensi darahnya cukup tinggi saat dicek. Tak berapa lama kemudian ia screening dan ukur tensi lagi, ternyata masih cukup tinggi sehingga tidak boleh divaksin.

Saya rasa Muhammadiyah bisa membantu mensosialiasikan perubahan perilaku ini secara luas kepada masyarakat,” imbuh Budi. Otoritas kesehatan Jepang menyerukan warga dari semua kelompok umur untuk mendapatkan suntikan anti-influenza di tengah kekhawatiran terkait penyakit flu musiman dan pandemi Covid-19. Vaksinasi diprioritaskan kepada tenaga medis, orang-orang dengan penyakit penyerta, wanita hamil, dan anak-anak mulai dari usia enam bulan. Tidak dapat dipungkiri, pemerintah juga perlu memulihkan kepercayaan publik sekaligus meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan bagi calon pengguna vaksin. Kunci utamanya, pemerintah mulai menggalakkan langkah partisipatif dan transparan dalam menangani pandemi ini. Sudah sepatutnya, pengorbanan dari para pahlawan garda terdepan dalam menangani Covid-19 membuat publik tergerak.

Pasalnya, pandemi tidak ada yang selesai dalam satu tahun, bisa mencapai 5 hingga 10 tahun. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Le Thi Thu Hang mengatakan bahwa kementerian kesehatan dan bisnis sedang dalam pembicaraan untuk membeli lebih banyak vaksin, termasuk Sputnik V dan vaksin Pfizer-BioNTech. Presiden menekankan bahwa pertimbangan hasil uji klinis akan menentukan kapan vaksinasi bisa dimulai. Itu terbukti dari banyaknya kegiatan imunisasi yang sudah dilakukan sejak 1974, dengan 22 juta anak Indonesia yang juga diimunisasi setiap tahun. Buktinya, sejumlah anggapan keliru tentang dampak vaksin masih berkembang di tengah-tengah masyarakat, menurut dokter spesialis anak dari Yayasan Orang Tua Perduli dr Endah Citraresmi, Sp.A dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/11).

Mereka juga mengambil sampel mingguan dari relawan penelitian dan melakukan tes Covid-19. Hasilnya, yang positif 50 persen lebih sedikit di antara orang yang divaksinasi dibandingkan di antara orang yang tidak divaksinasi. Karena orang yang tidak dites positif lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi, dan oleh karena itu tidak dapat menyebarkan virus, mereka mengekstrapolasi dari data tersebut bahwa suntikan mereka dapat menurunkan penyebaran virus.

Di Indonesia, BPOM menjadi institusi yang bertanggung jawab terhadap peredaran vaksin. BPOM memiliki standar dalam pemberian izin penggunaan vaksin, yakni harus melalui proses uji klinik atau uji kepada manusia untuk membuktikan khasiat dan keamanannya. Selain itu, produk vaksin juga harus dijamin melalui evaluasi persyaratan mutu dan pemastian pembuatan vaksin sudah sesuai dengan cara pembuatan obat yang benar .

Vaksin dapat menangani Covid

Selain itu, vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu. Akhir-akhir ini, sebagian masyarakat mungkin sering mendengar pemberitaan terkait pengembangan vaksin sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Hingga saat ini, pemberian vaksin COVID-19 adalah solusi yang dinilai paling jitu untuk mengurangi jumlah kasus infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

Comments are closed.