Orang Terdekat Kamu Terkena Gejala Covid

Written by Iggy on July 9, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

• Lakukan isolasi mandiri selama 14 hari meskipun Anda merasa sehat. Beberapa laporan menunjukkan bahwa orang tanpa gejala dapat menularkan virus ini namun belum diketahui seberapa sering penularan dengan cara tersebut terjadi. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru. Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia.

Ini berarti menutupi mulut dan hidung Anda dengan siku yang tertekuk saat Anda batuk atau bersin. Orang yang memiliki gejala demam dan batuk disertai dengan riwayat kembali dari daerah yang terjangkit baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hingga saat ini berbagai negara di dunia sudah melakukan berbagai tes sebagai cara untuk mendeteksi penyakit COVID-19 di tahap awal guna mencegah penyebaran penyakit secara lebih luas. Meskipun tidak 100 percent bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19. Saat ini, vaksin COVID-19 tengah didistribusikan ke seluruh masyarakat Indonesia. Pemberian vaksin ini merupakan solusi yang dianggap paling tepat untuk mengurangi jumlah kasus infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

Gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan, upayakan menjaga jarak setidaknya satu meter dari anggota keluarga lain. Sementara itu, bagi mereka yang positif menderita Covid-19 tapi tidak mempunyai penyakit penyerta disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Di samping itu, hindari untuk sering menyentuh bagian mulut atau hidung dengan tangan. Sebab dikhawatirkan virus corona yang menempel di tangan kemudian akan menyebar lebih luas lewat mulut atau wajah. Penting juga bagi pengasuh dan mereka yang tinggal di dekat pasien Covid-19 untuk menggunakan masker, bahkan di dalam rumah.

Ciri ciri ibu hamil terkena corona sendiri umumnya adalah demam 38 derajat celcius atau lebih dan batuk kering dari level ringan hingga sedang. Segerake dokterbila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.

Lakukan olahraga sederhana, seperti naik turun tangga, jalan-jalan di koridor dan halaman rumah Anda, atau olahraga yang menyenangkan, seperti menari, zumba, atau senam. Ajak anak-anak dan keluarga Anda untuk memulai aktivitas dengan berolahraga di pagi hari minmal 30 menit sehari. Berjemur di bawah sinar matahari antara jam 10 pagi-1 siang juga dipercaya dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Hal ini juga bisa Anda dan keluarga lakukan agar tubuh dapat menangkal berbagai macam virus.

Langkah tepat jika terkena Covid

Sementara biaya pengobatan dan perawatan pasien corona mencapai ratusan juta rupiah. Minum air hangat lebih banyak dan jaga asupan agar selalu mendapatkan nutrisi yang sesuai. Perbanyak protein dan vitamin agar daya tahan tubuh kembali meningkat. Meski demikian, kamu juga bisa saja tidak memiliki gejala apapun saat sudah terinfeksi virus.

Bila anak Anda menunjukkan gejala demam, rasa lelah dan batuk kering, sebaiknya mencari pengobatan dan ikuti perintah dari tenaga kesehatan. Istirahatkan anak di rumah dan hindari tempat keramaian untuk mencegah penyebaran penyakit. Selama isolasi, suspek harus mengikuti semua perintah petugas kesehatan untuk mencegah penyebaran virus. Di lain pihak, petugas kesehatan dan kita bersama harus selalu menunjukkan empati dan kasih sayang. Mereka yang diisilolasi biasanya mengalami kesepian, kekhawatiran dan yang jelas, sakit yang mereka alami bukanlah kemauan mereka sendiri. Anda dapat mendukung mereka dengan mencari tahu kebutuhan-kebutahan mereka dan membantu sejauh yang Anda bisa.

Virus penyebab COVID-19 dan virus penyebab wabah SARS yang muncul di tahun 2003 memang memiliki hubungan genetik, tetapi penyakit yang ditimbulkannya berbeda. SARS lebih mematikan, tetapi penularannya lebih rendah dibandingkan COVID-19. Vaksin pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza tipe B , tidak memberi perlindungan terhadap virus corona baru. Virus ini sangat baru dan berbeda sehingga membutuhkan vaksin sendiri.

Comments are closed.