Pakar Sebut Ada Penurunan Efektivitas Vaksin Covid

Written by Iggy on June 21, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

Saat menggandakan diri terkadang terjadi sedikit perubahan yang sangat regular. Saat ini para peneliti lembaga pemerintahan bidang kesehatan, para ilmuwan bekerja keras mengidentifikasi varian virus baru melalui complete genome sequencing atau cara melihat identitas virus. Yang kemudian dikumpulkan melalui Global Initiative on Sharing All Influenza Data , untuk mendalami pengaruhnya terhadap perilaku virus tersebut.

Meskipun pada awalnya gejala dan efek jangka panjang dari virus mematikan itu mendatangkan malapetaka di dan di seluruh dunia, dengan dimulainya varian COVID-19, situasinya memburuk dan menjadi lebih berbahaya. Dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, vaksin yang sudah ada di Indonesia baru bisa diberikan kepada masyarakat dalam batasan usia tahun. Batasan usia ini karena pada masa uji klinik, relawan yang berpartisipasi berada pada rentang umur tersebut. “Kemungkinan untuk memberikan vaksin COVID-19 baik untuk lanjut usia atau anak-anak masih terbuka lebar, namun harus menunggu penelitian lebih lanjut”, terang dr. Dirga.

Disusul oleh Pfizer-BioNtech dengan lama perlindungan 5 bulan dan Moderna dengan durasi perlindungan three bulan. Seperti sudah berulang kali dikemukan, vaksinasi bukanlah segala-galanya untuk menyelesaikan pandemi Covid-19. Vaksin juga disimpan dengan sistem yang amat terjaga baik di lokasi penelitian dan tidak perlu dikirimkan ke banyak sekali tempat sebelum disuntikkan. Data sementara ini, karena baru berdasar sekitar dua bulan pengamatan, kemudian dipakai untuk mengajukan izin edar sementara dalam bentuk emergency use of authorization yang beberapa negara sudah mengeluarkannya.

Ditemukan bahwa virus uji dengan protein lonjakan B.1.1.7 dinetralkan dengan cara yang mirip dengan versi sebelumnya dari virus corona. Erlina memaparkan, vaksin produk Novavax, Johnson & Johnson dan AstraZeneca menunjukkan angka efikasi yang lebih rendah di area dengan banyak virus varian B1351 di Afrika Selatan. Meskipun demikian, efektivitas vaksin Covid-19 berlaku untuk saat ini, tetapi jika penularan masih tetap masif terjadi, maka tidak diketahui keadaan yang sama apakah akan berlaku di satu tahun lagi atau di tahun-tahun berikut. Ya, seseorang yang pernah tertular COVID-19 tetap perlu mendapatkan vaksin untuk mendapatkan perlindungan maksimal. Penyitas COVID-19 bisa jadi memiliki kekebalan alamiah terhadap virus ini, akan tetapi belum diketahui seberapa lama kekebalan itu bertahan atau seefektif apa perlindungannya. Vaksin yang perfect seharusnya punya efek samping minimal dan efektif setelah satu atau dua dosis.

Hasil lain dari penelitian mereka adalah ditemukannya 30 kasus Covid-19 yang berat dan semuanya ada dalam kelompok yang dapat suntikan plasebo. Jadi, walaupun diantara mereka yang dapat suntikan vaksin ada yang kemudian sakit tapi ak ada satupun dalam kategori Covid-19 berat. Ternyata, hasil interim mereka menemukan, delapan kasus Covid-19 pada mereka yang dapat suntikan vaksin dan terjadi 162 kasus Covid-19 pada yang dapat suntikan plasebo. Jadi dari whole a hundred and seventy kasus Covid-19 pada penelitian ini, 162 yang dapat suntikan plasebo menjadi sakit. Mutu vaksin dijamin melalui evaluasi persyaratan mutu dan pemastian pembuatan vaksin sudah sesuai dengan Cara Pembuatan Obat yang Baik . Setelah proses evaluasi tersebut dilalui dan vaksin dianggap memenuhi syarat dari aspek keamanan dan efektivitas, barulah Badan POM dapat memberikan perizinan penggunaan.

Jadi walaupun produsen atau bahkan hasil penelitian sudah mengemukakan angka efikasi vaksin Covid-19 maka harus diikuti dengan penilaian seberapa besar sebenarnya efektivitas vaksin itu sesudah digunakan luas. Juga, relawan penelitian bisa saja hanya kelompok umur tertentu atau kelompok masyarakat tertentu yang belum tentu menggambarkan variasi pola masyarakat yang lebih luas. Karena itu, hasil efikasi di uji klinik bisa berbeda dengan angka efektifitas di lapangan. Meskipun tingkat efektivitas vaksin berbeda satu dengan lainnya, namun satu hal yang pasti adalah, vaksin yang telah beredar pasti telah mendapatkan izin dari badan yang berwenang dan memenuhi syarat keamanan dan efektivitas. Amerika Serikat juga ngebut memerangi pandemi Covid-19, setelah terganjal beberapa bulan oleh politik Trump. Artinya hingga saat ini sudah lebih dari seventy six juta dari total 331 juta populasi AS mendapat minimal satu dosis vaksin buatan BioNTech-Pfizer atau Moderna.

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Kandungan vaksin dapat berupa bakteri atau virus yang telah dilemahkan atau dimatikan, bisa juga berupa bagian dari bakteri atau virus tersebut. Studi di Chile mengamati dampak vaksin di antara orang-orang dalam sistem kesehatan masyarakat antara 2 Februari hingga 1 April. Ini menyesuaikan dengan usia, jenis kelamin, penyakit penyerta, pendapatan, dan kebangsaan.

Apa vaksin covid efektif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah studi terbaru dilakukan di Chile terhadap efektivitas vaksin Sinovac. Hasil studi menemukan bahwa vaksin untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) dari Sinovac dilaporkan memiliki efektivitas hingga 67 persen dalam mencegah infeksi simptomatik atau kasus penyakit dengan gejala. Studi yang dilakukan Israel tentang efektivitas vaksin Pfizer menunjukkan hasil di antara 1,2 juta orang, campuran dari mereka yang menerima vaksin dan tidak. Ahli Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D.,Sp.MK ., menyebutkan bahwa efektivitas vaksin Covid-19 buatan China pada orang Indonesia belum diketahui. Uji klinis fase three yang dilakukan di tanah air ini merupakan langkah untuk mengetahui efektivitas vaksin dalam mencegah infeksi virus corona SARS-Cov-2 pada masyarakat Indonesia. Kondisi penurunan tersebut akan dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi pada kondisi optimum.

Comments are closed.