Tanya Jawab Vaksin Covid

Written by Iggy on June 22, 2020 in Efek dari vaksin Covid with no comments.

Studi Moderna mendaftarkan 3.732 remaja berusia 12 hingga 17 tahun dan secara acak menetapkan dua pertiga untuk menerima dua dosis vaksin dan sisanya menerima plasebo. Untuk mengembangkan generasi berikutnya, penting untuk memahami mutasi mana yang lebih memungkinkan virus menghindari kekebalan yang diturunkan dari vaksin. Menurut data Gugus Tugas Covid-19 sekitar 78,5 persen orang yang terinfeksi berada di antara umur tahun. Dan yang paling banyak meninggal pun berada di kelompok usia tersebut yakni fifty four,three persen. Jika vaksin telah siap, vaksinasi covid-19 diprioritaskan untuk kelompok usia tahun. Sedangkan untuk kelompok usia dan seventy one ke atas, antibodi penetral turun antara 50 dan seventy five persen.

Untuk studi Oxford, virus flu diambil dari simpanse dan diberikan kepada 543 dari 1.077 orang dewasa sehat. Mereka juga mempertimbangkan seberapa cepat dan luas suatu vaksin dapat didistribusikan ketika pandemi merajalela. Memiliki keunggulan dari sisi efektivitas, lama perlindungan, dan keterjangkauan harga mendorong banyak negara memesan vaksin Sputnik V dari Rusia.

Walaupun kemungkinan itu ada namun belum terjadi seperti yang diklaim Yeadon. Sementara 534 sisanya merupakan kelompok kontrol dan diberi vaksin meningitis. Karena merupakan virus jenis baru, masih banyak hal yang belum kita ketahui mengenai COVID-19.

Apa vaksin covid efektif

Penulis studi tersebut menekankan bahwa hasilnya sebagai contoh dalam hal perlindungan yang lebih rendah terhadap kematian daripada dalam uji klinis harus dipertimbangkan dengan latar belakang pandemi gelombang kedua yang lebih ganas. Ini membandingkan orang yang tidak divaksinasi, serta orang-orang yang mendapat vaksin dalam waktu 14 hari atau lebih setelah menerima satu dosis dan lebih dari 14 hari setelah menerima dosis kedua. Ini adalah vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan farmasi China, Sinovac Biotech. Beberapa negara yang sudah melakukan uji coba vaksin ini mengklaim efektivitasnya cukup menjanjikan. Negeri Erdogan itu telah melakukan uji coba tahap akhir vaksin Sinovac dan mengklaim efektivitasnya mencapai 91,25%.

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, program vaksinasi Covid-19 belum mencapai goal yang ditentukan Presiden karena terkendala stok vaksin masih terbatas. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, prioritas pemberian vaksin Covid-19 berdasarkan berbasis pada risiko. Dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospitals Lippo Village Dr dr Benyamin Lukito SpPD mengatakan, vaksinasi sebetulnya adalah cara untuk mencegah suatu penyakit menyerang tubuh seseorang. Jadi, dengan mendapatkan vaksin COVID-19, Anda tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga orang-orang di sekitar Anda yang belum memiliki kekebalan terhadap virus Corona.

Namun, tugas tenaga kesehatan dan ilmuwan vaksin virus corona tentunya tidak berhenti di situ. Mereka akan terus mengumpulkan information untuk mempelajari seberapa baik kinerja vaksin yang mereka buat ketika sudah diberikan kepada masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, juru bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi massal COVID-19, karena sudah terbukti melindungi tenaga kesehatan di atas ninety persen. Untuk pembuatan vaksin Covid-19 sendiri, Dirga mengungkapkan, Organisasi Kesehatan Dunia menerapkan standar efektivitas vaksin virus corona yakni 50 persen. Ibu hamil yang berisiko tinggi terpapar COVID-19 atau yang memiliki kondisi tertentu yang memperbesar risikonya mengalami sakit parah, dapat menerima vaksinasi setelah berkonsultasi dengan dokter atau bidan yang menanganinya. Manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan risiko sakit karena terinfeksi bila tidak divaksin.

Comments are closed.